-->

Hafidz Qur'an Bukan Barometer Baiknya Akhlaq Seseorang

Kenapa Kok Sampean bilang "Hafidz Qur'an Bukan Barometer Baiknya Akhlaq Seseoranga" ris ? Kenapa ya masbrur..? saya juga bingung :) karna pada dasarnya setiap orang pasti punya sedikit keingingan untuk Hafidz Qur'an, apalagi kalau tau hadits ini : 

"Dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Baginda bersabda, orang yang hafal Alquran kelak akan datang dan Alquran akan berkata: “Wahai Tuhan, pakaikanlah dia dengan pakaian yang baik lagi baru.”Maka orang tersebut diberi mahkota kehormatan. Alquran berkata lagi: “Wahai Tuhan tambahkanlah pakaiannya.” Kemudian orang itu diberi pakaian kehormatannya. Alquran berkata lagi: “Wahai Tuhan, ridhailah dia.” Maka kepadanya dikatakan, “Baca dan naiklah.” Dan untuk setiap ayat, ia diberi tambahan satu kebajikan.” (HR. At Tirmidzi).

Paling enggak punya Suami yang hafidz itu impian beberapa gadis, termasuk kikiki, tapi semua itu bukan berarti cuma yang hafidz saja yang akhlaqnya baik, betul? 
Kagak percaya ? oke kita ambil sample ciee gayanya kayak orang kuliahan :p maaf ya  masbrur, Sekarang saya tanya, Kenal Akhwat yang umurnya 18 tahun udah menikah terus sebulan di talaq 3 sama suaminya yang Hafidz Qur'an dan ayah si akhwat Pengacara kan? pasti lah, boong kalau gak kenal sama akhwat cantik kiki itu mah sudah rahasia umum kales. 

Kita gak bahas gosip ya masbrur, entah karna apa masalahnya kok ya bisa sampai cerai setelah 1 bulan menikah, bukankah dulu sebelum menikah sudah sepakat untuk menerima kekurangan masing-masing, kalau memang belum siap, ya jangan menikah dulu, kan logikanya begitu. 

Apa gak kasihan dengan ceweknya yang baru 1 bulan menikah udah jadi janda.. kalaupun punya kesalahan ya di bicarakan, gak langsung main Talaq Tilu Sakalian,  kan talaq juga ada tahapannya, ada Talaq 1, 2 baru 3. 

Itulah kenapa saya pribadi gak setuju kalau Hafidz Qur'an dijadikan barometer baiknya Akhlaq seseorang. Gak usah jauh-jauh masbrur.. Bapak saya bukan hafidz Qur'an tapi Alhamdulillah masih rukun dengan ibu sampai punya cucu. 

Hafidz 30 Juz Tapi Mudah Tersinggung dan Marah

Terus terang saya juga sudah menemui orang yang seperti ini, tak perlu saya sebutkan namanya, hanya saja saya sungguh tak suka dengan sikapnya. 

Seyogyanya orang yang dekat dengan Al-Qur'an itu, bisa menjaga segala prilaku dan tindakannya, termasuk apa yang diucapkan, bukan berarti tak pernah marah lo ya, setiap manusia kan memang di beri Nafsu selain Aqal. tetapi Ada tempat dan Waktu untuk di pergunakan. 

Bukan dikit-dikit tersinggung terus marah-marah, malu sama Al Qur'an dan Kopiahnya, udah kemana-mana Pakai Kopiah tapi sifatnya kaya orang tak punya Akhlaq, kan gak seep masbrur. 

Lalu Apa Barometer Baiknya Akhlaq Seseorang?

Saya yakin masbrur juga sudah tau, bukan suku, agama, ras, warna kulit, tampan, tinggi, atau jabatan seseorang, tetapi seperti yang di jelaskan dalam Hadits Bukhori 

أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ 

Artinya: ” Ketahuilah, sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya apabila dia buruk maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah “Qolbu” yaitu hati “. (Hadis Riwayat Bukhori).

Ya Masbrur ... Qolbu atau hati, jika hati kita baik maka baiklah semua perbuatan kita, jika jelek maka jeleklah perbuatan kita. bukan karna dia anak pejabat, atau karna dia hafidz Qur'an, tapi Hati lah penentu nya. Jika hatinya terbiasa melihat kebaikan seseorang.. bukan kejelekannya, maka InsyaAlloh yang dilakukannya pun akan selalu baik. bukan pura-pura baik lo ya, beda jauh itu. 

beli mangga kulitnya ungu
ada duku tambah syahdu
biar sista tidak tertipu
pahamilah hatinya dulu :)

sumber : 
https://www.dompetalquran.or.id/ini-janji-allah-bagi-para-hafidz-quran/
http://abahafizah.blogspot.com/2014/03/segumpal-daging-itu-adalah-qolbu-atau.html

MayBe You Also Like