-->

Fenomena Cadar Atau Niqob Di Masyarakat

Kenapa Kok Anti Gak Pakai Niqob Kan Hukumnya Wajib ? hayo mbak sis… pernah di tanyain kayak gitu gak ? kagak tuh, jiaaaah kirain pernah di tanyain kikiki maaf maaf, Sebelumnya Mohon maaf jika tulisan ini nanti ada kata yang tidak sengaja meyinggung, jujur tulisan ini saya buat bukan dengan niat menyinggung orang lain, ini hanya pendapat saya pribadi, jadi kalau mbaksis merasa tidak sependapat ya monggo itu hak pribadi mbaksis, dan ada kolom komentar di bawah tulisan ini.

Kalau mbaksis ditanyain kayak gitu apa jawabannya? Gak tau ris bingung! Hihihi, kalau saya jawabnya singkat kok mbaksis “ilmu Agama Saya Jauh Dibawah Mama Dedeh, Jauh di bawah Ummi Qurrota A’yun” maksutnya gimana ris? Ummi dan Mamah gak pakai kok.. dan itu gak apa-apa tuh.
Baca: Kenapa Cinta Dunia Itu Berbahaya
Hukum Memakai Niqob / Cadar 

Jika Ukhti Berpendapat bahwa Hukum memakai Niqob itu Wajib maka itu benar, karna Sebagian Ulama Berpendapat bahwa itu Wajib, ada Hadist yang menerangkan itu, dan istri Rosululloh, Aisyah Juga Megenakan Niqob, tapi bukan lantas mereka yang tidak memakai Niqob berarti Tidak Benar loh ya, Karna Sebagian Ulama juga berpendapat itu hanya Anjuran. Sebab Pada Zaman Rosululloh juga Banyak Wanita yang Tidak Memakai Niqob, dan Rosululloh tidak mengharamkannya.

Penjelasan dari Ustadz Somad Tentang Niqob


Lalu Apa Hubungannya dengan Jawaban Saya Tadi ?

Begini mbaksis, saya panggil mbaksis gak apa-apa kan? Nanti marah kalau gak di panggil ukthi atau anti? Mohon maaf, saya terbiasa memanggil sahabat saya mbaksis. Kalau orang bilang, tidak mau memakai Niqob karna "Orang Indonesia yang Tidak Faham Ajaran Islam" maka Saya sepenuhnya tidak setuju, sesekali keluarlah, jangan Cuma di lingkunganmu saja, Indonesia Ini Tidak Mungkin Jadi Mayoritas Muslim Jika Penduduknya tidak Faham Ajaran Islam, dan Banyak Ulama Besar Dari Indonesia yang di Akui Keilmuan nya di Negara Asal Islam itu Sendiri.
Baca: Keinginan Orang Yang Sudah Mati
Kenapa Saya Menjawab Ilmu Saya Jauh dibawah Ummi Qurrota A’yun juga Mama Dedeh, Karna Memang kenyataannya seperti itu, Beliau Lebih Lama belajar Ilmu Agama Dan Lebih Faham dari Kebanyakan orang, jadi kalau kita Mengharamkan Tidak Memakai Niqob, atau Mengharamkan Memakai Niqob pertanyaan saya Cuma satu “Sudah Lebih Tinggikah Ilmu Agamamu dari Ummi Qurrota A’yun juga Mama Dedeh ???”.

Jika Belum Maka JANGAN SEKALI-KALI MENGHARAMKAN, Masih banyak Ustadzah yang keilmuan agamanya tinggi tapi tidak mempersoalkan kok, kalau kita tidak memakai niqob, pun ketika memakai niqob. Jadi sikapilah dengan bijak, jangan lantas karna Niqob jadi berantem.

Niqob Atau Cadar Simbol Baiknya Akhlaq

Masa sih mbaksis? Hihihi, kalau menurut saya pribadi Jika Memakai Niqob akan menjauhkan kita dari keluarga, tetangga dan juga masyarakat, maka menurut saya sebaiknya tidak usah dipakai. Alloh itu Maha Pemaaf dan masih memaafkan kesalahan kita Kepada-NYA tapi tidak kesalahan kita kepada sesama manusia selama manusia itu belum memaafkannya. Serem gak tuh kikiki.

“Niqob itu melambangkan Akhlaq Tapi Akhlaq tidak Dilambangkan dengan Niqob”

Bingung gak tuh… saya aja bingung hihihi, maksudnya gini mbaksis, memakai pakaian yang menutupi aurat itu wajib dan mencerminkan ketaatan beribadah kita, tetapi ketaatan beribadah tidak semata-mata diukur dari pakaian kita. Banyak kok mereka yang memakai pakaian compang-camping tapi taat beribadah, atau sebaliknya pakaian serba tertutup tapi sering meninggalkan ibadah.
Baca: Mengapa Wanita Tidak Boleh Tertawa Terbahak-bahak
Hati Manusia itu memang Menakutkan mbaksis. Wanita yang Menjual Dirinya bisa di jamin Syurga-NYA Alloh padahal Beliau Melakukan Dosa besar terus menerus, karna Kebaikan dalam Hatinya. Sedangkan Wanita yang Menutupi Auratnya dengan Sempurna Diancam Neraka-NYA Alloh Karna Kebencian dalam Hatinya.

Apa yang kita lihat Baik Belum tentu Baik, dan apa yang kita lihat Buruk belum tentu Buruk, seringkali saya mengatakan itu pada teman saya, bukan tana dasar, tapi Alloh mengajarkan nabi Khidir A.S Ilmu yang tidak Di ajarkan Pada Nabi Lain, Seperti dalam Kisah di Al-Qur'an, Ketika Nabi Khidir Membunuh Seorang Pemuda, Dalam pandangan mata kita bahkan pandangan Nabi Alloh Musa itu adalah perbuatan yang keji. Tetapi ada suatu Ilmu yang di ketahui Nabi Khidir tapi tidak di ketahui oleh Nabi Musa. sehingga setelah di jelaskan barulah Nabi Musa faham dan berkata"Sesungguhnya Engkau Telah Cukup sabar denganku". cukup sabar karna tidak memarahi Nabi Musa.

Jadi Mohon maaf jika jawaban dan ada kata-kata tidak berkenan bagi Anti, Alloh menjadikan perbedaan bukan untuk saling menyakiti atau membenci, tapi untuk saling mengenali bukan?. 

Daun Sirih batangnya merambat
Ambil daunnya lalu di cuci
Janganlah kita saling menghujat
Agar hati kita tetap suci 



MayBe You Also Like