-->

Diagnosa Dokter Menyatakan Overdosis Durian

Religi- Diagnosa Dokter Menyatakan Mabok Duren, xixixixi maaf ya masbrur baru nulis udah cekikikan.. abis mau gimana lagi, pada umumnya kalau udah berkaitan dengan Diagnosa dokter kan hasilnya penyakit ini penyakit itu.

Lah ini kok malah nyleneh kalau menurut saya, tapi ini bukan cerita fiksi atau karangan ya masbrur.. ini real dan nyata.. maaf tidak saya sebutkan namanya tapi hanya kisahnya saja supaya kita bisa belajar dari hikmah kejadian ini.

Ceritanya pagi ini liat wa dan buka chat keluarga, maklum saja kk semuanya jauh jd cuma komunikasi lewat chat grop keluarga di wa hihi, nah ada yang membuatku cekikikan waktu bacanya..

Diagnosa Overdosis Duren

Yaitu tadi Diagnosa dokter Menyatakan overdosis makan duren xixixixi gak bisa brenti tertawa.. hahahaha. Kok ya sampai segitunya...


Usut punya Usut, ternyata disana lagi musim duren.. jadi 50rb sudah dapet 2 buah duren ukuran jumbo.. belilah mereka beberapa buah dan awal ceritanya dimulai dari sini.

Karna beli banyak maka makanlah 2 buah duren sendirian (dihabisin sendiri) walhasil mabok tadi sampai muntah-muntah dan BAB, karna khawatir di bawa ke dokter, dan yang bikin ketawa diagnosanya mabok duren xixixi.

Bukan ketawa diatas penderitaan orang ya masbrur, tapi memang kasusnya ini lo yang langka. Kalau di tanya dengan yang bersangkutan bilangnya "mumpung musim" xixixi tapi bukan berarti harus makan 2 buah durian ukuran jumbo sekaligus kan?

Hikmah Disetiap Musibah

Ada 2 pelajaran berharga dari kejadian ini yang bisa kita ambil dan dijadikan pengajaran.

Pertama

Ada Batasan Untuk Setiap Hal, bukan hanya masalah Norma atau peraturan yang dibatasi tetapi dalam hal makanan pun ada batasnya, perut manusia tidak akan mampu menampung semua makanan sekaligus ada proses yang harus di lalui.

Dalam Agama juga dijelaskan untuk makan makana seperlunya tidak berlebihan sebab perut juga punya bagiannya masing-masing. Seperti dalam hadis ini
"Dari Shalih bin Yahya bin al-Miqdam bin Ma'di Kariba dari ayahnya dari kakeknya Miqdam berkata: saya mendengar Rasul SAW bersabda: 'Tidaklah anak adam mengisi penuh suatu wadah yang lebih jelek dari perutnya, cukuplah bagi mereka itu beberapa suap makan yang dapat menegakkan punggungnya, maka seharusnya baginya sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, sepertiga untuk dirinya atau udara.'" (HR. Al-Baihaqi)

Jadi ketika kita melampaui Batasan dari 1/3 bagian tadi maka perut tida akan bisa berfungsi dengan baik dan membuat badan kita sakit.

Kedua

Makan Bukan Tujuan Hidup, memang benar jika semua yang bernyawa membutuhkan makanan, tetapi bukan berarti lantas kita menuruti hawa nafsu dan memakan apapun yang ada, ingat makan itu kebutuhan bukan Tujuan. Makanlah untuk hidup, bukan hidup untuk makan.




Sedikit pesan buat masbrur dan juga mbaksis, kalau makan duren agak banyak usahakan minum air dari kulit durian bagain dalam, kalau luarnya kan banyak duri 😛.

Dan makanlah secukupnya jangan berlebihan apalagi sampai seperti suri dalam Rabb ne Bana di Jodi sampai perutnya seperti hamil 5 bulam xixixi.

MayBe You Also Like