Selasa, 15 Mei 2018

Mana Yang Benar? Tarawih 8 Rekaat Atau 20 Rekaat

Religi- Ramadhan sebentar lagi kan masbrur, begitu juga Sholat Tarawih, tapi apa masih ada yang bertanya, Mana yang benar? Tarawih 8 Rekaat atau 20 Rekaat. 

Iaaaa pasti pada berantem deh jawabnya, gak lah ris, ooooh الحمد لله kalau gak, memang seharusnya begitu kok masbrur, yang perlu kita ingat adalah الحق من ربكم Kebenaran itu Milik Alloh. Jadi jangan pernah mengaku ngaku paling benar dan mengatasnamakan agama ya masbrur. 

Trus kenapa kok bisa beda ada yag 8 ada yang 20 Rekaat Sholat tarawihnya? 
Yah namanya kepala manusia masbrur, kalau kata pribahasa, Lain Ladang lain ilalang, Lain kepala Lain pula isinya. 

Sholat Tarawih kan Sholat sunnah meskipun pahalanya sama seperti Sholat fardhu karna keutamaan Bulan Ramadhan. Banyak Rekaat Sholat Tarawih sendiri tidak di batasi Banyak dan minimalnya oleh Baginda Rosululloh S.W.
 

Jadi kita tidak perlu ribut ribut jika ada yang Sholat cuma 8 atau Sholat 20 Rekaat. Keduanya punya dalil nya sendiri sendiri.

Baca Juga : Fenomena Pamer Ibadah Di Sosmed Menjelang Ramadhan 

Sholat Tarawih 20 rekaat 


Mengikuti hadis yang diriwayatkan Imam Malik, yang meriwayatkan dari Yazid Bin Roman dia berkata "pada masa Kholifah Umar orang-orang Sholat malam Ramadhan 23 Rekaat" begitu juga pada masa Kholifah Ali Bin Abi Tholib, Tetapi ada yang beranggapan hadis ini lemah

Selain itu Mayoritas ulama mengatakan 20 Rekaat dan 3 witir juga dilakukan kaum Anshor dan Muhajirin. 

Sedangkan 8 rekaat berdasarkan pada hadis 

dari Abi Salamah bin Abd al-Rahman, ia pernah bertanya kepada Sayyidah A`isyah radhiyallahu `anha perihal shalat yang dilakukan oleh Rasulullahshallallahu alaihi wa sallam pada bulan Ramadhan. A`isyah menjawab : “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah menambahi, baik pada bulan Ramadhan maupun selain bulan Ramadhan, dari sebelas rakaat. Beliau shalat empat rakaat, dan jangan kamu tanyakan baik dan panjangnya. Kemudian beliau shalat empat rakaat, dan jangan kamu tanyakan baik dan panjangnya. Kemudian beliau shalat tiga rakaat. A`isyah kemudian berkata : “Saya berkata, wahai Rasulullah, apakah anda tidur sebelum shalat Witir?” Beliau menjawab : “Wahai A`isyah, sesungguhnya kedua mataku tidur, akan tetapi hatiku tidak tidur.”

Menurut ulama pemahaman 11 Rekaat ini bukan untuk Sholat Tarawih karna Sholat Tarawih hanya dilakukan pada Bulan Ramadhan sedang pertanyaan Abi salamah ini sepanjang tahun yang artinya dalil ini untuk Sholat witir. 

Hal ini juga diperkuat dengan hadis yang diriwayatkan  Bukhori, 
Dari A`isyah radhiyallahu `anha, ia berkata : “Nabi shallallahu alaihi wa sallam shalat malam tiga belas rakaat, antara lain shalat Witir dan dua rakaat Fajar.” 

Selain itu juga hadis Dari Jabir, ia berkata : “Rasulullahshallallahu alaihi wa sallam pernah mengimami kami shalat pada bulan Ramadhan delapan rakaat dan Witir.”(HR. Thabarani).(17) hadis ini dianggap dianggap lemah bahkan palsu karna rowinya yaitu Isa bin Jariyah dan Ya`qub al-Qummi pembohong .

Jadi masbrur kalau di surau dekat rumah masbrur Sholat 8 Rekaat tapi masbrur mau 20 Rekaat jangan gak dateng ke surau ya, tetep dateng nanti sampai dirumah di tambah sendiri. 

Nah kalau di surau Sholat 20 rekat sedang masbrur mau 8 Rekaat jangan pula Sholat dirumah, tetep di surau setelah 8 Rekaat masbrur bisa berhenti atau pulang. 
Perbedaan Rekaat ini juga pernah terjadi pada zaman Kholifah Umar yang ahirnya di gabungkan oleh Beliau jadi 20. 

Selain itu pernah Denger ceramah K.H Anwar Zahid, kita tidak tau mana yang benar 8 atau 20, ketika di akherat nanti, tapi kalau nanti yang bener 20 maka yang Sholat 20 masih punya tabungan 12, tapi kalau yang bener 8 kurangnya 12 ini kita mau minta sama siapa? 
Hihi itulah kira-kira ceramah beliau yang bagi orang dengan pemikiran sederhana seperti saya pasti bisa diterima. 

Nah diakhir tulisan keputusan tetep ada pada keyakinan masing masing ya masbrur, jangan jadi perpecahan apalagi kekerasan. Islam itu indah, seorang muslim sejati itu adalah orang yang ada di dekatnya merasa aman.
 

والله اعلم.