Sabtu, 21 April 2018

Siapa Kartini Mu?

Info- Pasti sudah pada tau kan masbrur dan mbakbrur, tanggal berapa Hari Kartini diperingati?, ya hari ini tiap tanggal 21 April seluruh warga indonesia khususnya kaum hawa berbondong bondong memperingati Pahlawannya yaitu Raden Ajeng Kartini.

Ditiap tiap kantor atau swasta pasti mengadakan banyak kegiatan untuk mengenang jasa R.A. Kartini. Mulai anak anak paud sampai anak anak berjanggud, Tapi sadarkah kita bahwa ada Kartini yang Masih ada disamping kita ditiap detik sepanjang umur kita yang ada? Ya siapa lagi kalau bukan Ibu' kita sendiri.

Tak perlu disebut lagi apa yang sudah Ibu' lakukan buat kita sampai kita bisa seperti sekarang ini, rasanya takkan mampu kita menulis setiap kata yang menggambarkan perjuangan Ibu' untuk membesarkan kita, mendidik dan menjadikan kita manusia seutuhnya.

Meskipun Terkadang beliau Sering kali membuat kuping kita panas karna omelannya, tapi yakinlah suatu saat ketika beliau lebih dulu dipanggil Yang Maha Kuasa, dan kita tak bisa lagi mendengar omelannya maka hanya air mata yang mampu menggambarkan betapa Sayang dan rindu kita akan sosok beliau.

Bahkan meski harus menukar seisi dunia ini untuk bisa mendengar sedetik saja omelan beliau pasti akan kita tukarkan. Tapi kita sama sama tau bahwa hal itu takkan pernah bisa terjadi. Berbeda dengan R.A. Kartini yang kemana mana di kawal emban karna memang beliau keturinan bangsawan.

Ibu' kita melakukan semua hal seorang diri dari kecil hingga diusia senja nya.. bahkan rasanya airmata ini tak bisa dibendung ketika melihat kulit keriput beliau, yang dahulu terasa begitu lembut membelai rambut kita saat akan tidur.

Seperti baru kemarin melihat wajah ceria beliau ketika cucunya datang dan mengajak bermain sambil sesekali memijit pinggang yang mulai rapuh di makan usia. Tapi tak sekalipun beliau mengeluh dan mengharap sesuatu pada anaknya, Meskipun mereka sudah jadi PNS atau pejabat bahkan saudagar kaya.

Memang benar adanya jika Alloh menjadikan syurga ada dibawah kaki Ibu' mereka,(ridho Ibu') takkan sanggup kami mengganti semua jasa yang telah beliau berikan. Kami hanya mampu mendo'akan kesehatanmu agar kami selalu bisa melihat senyum indahmu.

Maafkanlah kami yang belum mampu membahagiakanmu hingga saat ini. Hanya sedikit syair ini akan mewakili kenangan kami akan dirimu


Maafkan diriku bunda
Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka
Kuingin kau tahu bunda
Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya

Kumohon restu dalam langkahku
Bahagiaku seiring doamu

Bunda
Engkaulah muara kasih dan sayang
Apapun pasti kau lakukan
Demi anakmu yang tersayang