Jumat, 08 Desember 2017

Apa Sih Bitcoin?


Sukaraja.com- Apa itu Bitcoin ? Mungkin sobat semua bertanya tanya tentang kata yang satu ini, Bitcoin sendiri merupakan mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto.

Bitcoin ini mirip mata uang pada umumnya seperti Dollar, Yen, Real, Rupiah tetapi hanya ada di dunia digital. Bitcoin ini layaknya EGold dalam segi Konsep tetapi Sebenarnya sangat berbeda.

Fitur yang dimiliki Bitcoin Selaku Mata Uang Digital seperti:

Pengiriman instant secara peer to peer.
Peer-to-peer sendiri artinya Bitcoin berjalan tanpa memiliki server pusat. Server penyimpanannya bersifat desentralisasi dan terdistribusi—dibagi ke berbagai server yang dijalankan oleh setiap pengguna yang terhubung ke dalam jaringan. Baca juga : Bagaimana Mencari Bitcoin

Transfer ke mana saja
Tidak seperti emas, Bitcoin bisa dikirimkan kemana saja dalam hitungan detik, kapanpun dan darimanapun yang Anda mau. Pengiriman uang digital dengan Bitcoin bisa terjadi hanya dengan modal sebuah smartphone dan koneksi internet.

Biaya transfer sangat kecil.
Ketik kita mentransfer uang lewat bank pasti kita akan dikenai potongan untuk setiap kali transaksi, berbeda halnya dengan Bitcoin ini karna tidak ada biaya transfer aliyas gratis, bagi yang ingin mempercepat transfer akan di kenakan biaya tapi tentu sangat murah berkisar 500 s.d 3000 rp. Dan juga waktu transfer akan ada email notifikasi apakah akan di lanjutkan prosesnya atau tidak, kalau dilanjutkan maka Bitcoin akan di kirim dan kalau tidak transaksi batal.

Transaksi bersifat irreversible, artinya tidak bisa dibatalkan kalau sudah di konfirmasi pengiriman lewat email.

Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali;

Transaksi bitcoin bersifat pseudonymous.
Seluruh transaksi dari Bitcoin ini bisa kita lihat secara menyeluruh termasuk saldo yang di kirim, tetapi berbeda dengan rekening bank ketika mengimkan Bitcoin hanya akan terlihat alamat walletny saja tanpa nama dan sebagainya seperti yang kita bisa lihat dalam transaksi psrbankan.

Bitcoin tidak dikontrol oleh lembaga atau pemerintah apapun.
Bitcoin ini tidak bisa di palsukan data transaksinya karna tidak dikelola oleh perorangan semua tercatat dalam blocchain yang bisa dilihat semua orang. Seluruh transaksi tercatat secara live, transparan, dan tersebar ke jutaan server. Mereka yang ingin mengubah atau memalsukan data transaksi Bitcoin, harus meretas jutaan server tersebut di saat yang bersamaan.

Jumlahnya terbatas
Meski begitu suplai Bitcoin ini bukan tak terbatas, artinya jumlah bitcoin ini dibatasi di seluruh dunia sehingga harganya akan cenderung naik, di tahun 2013 saja harga 1 Bitcoin cuma 2 jutaan sedang kan sekarang bisa sobat lihat sendiri.

Untuk mengirim Bitcoin kedua orang terlebih dahulu harus mempunya wallet sehingga Bitcoin ini bisa disimpan, tetapi anda harus hati hati dalam menyimpan alamat walet tersebut karna alamat itu cuma berbentuk kode kode sehingga kalau kode itu terhapus atau hilang, hilanglah bitcoin sobat. Untuk mengirimkannya cukup sederhana hanya menggunakan smartfone yang terhubung dengan android sudah bisa.

Lalu Anda mungkin bertanya, kalau tidak ada bank atau perusahaan yang mengelola seperti halnya paypal atau egold, lalu data keuangan disimpan di mana? Jawabannya, di komputer Anda sendiri (dalam wallet) dan jaringan peer to peer di seluruh dunia. Uang bitcoin tersimpan di komputer Anda di dalam wallet. Jika komputer rusak sama saja uang bitcoin Anda hilang, jadi wallet bitcoin harus di-backup secara berkala ke beberapa device. Ketika melakukan transaksi, puluhan ribu komputer di dalam jaringan bitcoin akan menverifikasi data yang Anda masukan sehingga tidak terjadi kecurangan.

Kenapa orang mulai beramai-ramai membeli dan menggunakan bitcoin?
Berbeda dengan mata uang nyata Bitcoin tidak di atur oleh pemerintah ataupun bank central sehingga kemungkinan kelalaian dalam menjaga stabilitas Bitcoin tidak ada seperti yang kita temukan pada mata uang nyata yang sebagian besar memihak kepentingan oknum koruptor yang hanya peduli dengan keuntungan pribadinya sendiri.

Konsep ini menarik bagi banyak orang terutama para geek di dunia IT. Mereka mulai menginvestasikan aset mereka dalam bentuk bitcoin, sementara itu perekonomian dunia semakin labil terbukti dengan adanya krisis perbankan Amerika dan Eropa. Bitcoin dipercayai akan menjadi mata uang dan komoditas universal sehingga harga akan terus melambung tinggi. Dan ini terbukti, lihat perbandingan ini saja (Januari 2013) 1 BTC (satuan mata uang bitcoin) diperjualbelikan dengan harga kisaran 13 USD, sedangkan pada (Mei 2013) 1 BTC diapresiasi dengan nilai 120 USD, ini berarti selama 5 bulan nilai bitcoin telah melambung hampir 10 kali lipat. 1 BTC diapresiasi dengan nilai 860 USD (Desember 2013) berarti melambung 66 kali lipat dalam 1 tahun. Jika 2 tahun yang lalu (awal 2011) Anda iseng membeli bitcoin seharga 0.3 USD, saya ucapkan selamat karena menjadi milioner

sifat transaksinya pun anonim sehingga tidak ada yang tau akan identitas pengirim, dengan biaya yang teramat rendah bahkan 0, maka privacy anda akan di tingkat tertinggi.

Siapa yang menerbitkan Bitcoin?
Tercipta dari proses yang disebut “mining”atau menambang. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks untuk menemukan block baru Bitcoin, dan sang pengurai ataupun yang menemukan akan diberikan hadiah berupa bitcoin. Awalnya hadiah untum 1 blok 50 BTC, sekarang 25 BTC/block, selanjutnya akan terus berkurang diiringi dengan bertambahkan sirkulasi Bitcoin. Tidak akan ada inflasi karna jumlah Bitcoin sudah ditentukan 21 juta

Amankah?
Tenang saja meskipun bitcoin yang open source dan kemungkinan orang jenius bisa membuat bitcoinnya sendiri. Tapi Kenyataannya sistem ini tanpa cacat setelah direview. Setiap data transaksi masa lampau tersimpan di semua peer di seluruh jaringan, dan harus berurutan. Setiap transaksi baru akan diverifikasi oleh sejumlah peer baru dinyatakan valid.

Yang tidak aman adalah komputer yang terkena virus dan kemungkinan data kita akan bisa di curi atau mining hoax yang bersifat ponzi

Bagaimana cara mendapatkan Bitcoin?
Bitcoin bisa diperoleh dengan mining atau membeli Untuk membeli bitcoin dapat dilakukan di exchanger-exchanger seperti bitcoin.co.id (indonesia), mtgox (US & Jepang), dan btcchina.com (China).

Apakah membeli Bitcoin akan menguntungkan?
Tidak ada kepastian untung ruginya karna harga Bitcoin sendiri selalu berubah ubah setiap waktunya. Tetapi dilihat dari track recordnya kenaikan harga Bitcoin jauh lebih tinggi dari kenaikan harga emas yang saat ini masih di jadikan investasi sebagian orang. Kenapa karna bitcoint terbatas, semakin lama akan semakin banyak orang yang ingin memiliki tapi yang beredar terbatas. Meski begitu saya tidak bertanggung jawab jika ada kerugian yang ditimbulkan karna semua kembali pada keputusan masing masing.